12 April 2007… 6.00 .. (brrrrr…dingiiiiin)
Pagi yang mendung dipertengahan April. Ga biasanya Hujan turun di Bulan April.
Memang… Cuaca aja udah korupsi.
12 April 2007… 14.00 (gilaaaa….dikerjaiiiinnn)
Walau tradisi melempar dan melumuri kepala dengan tepung is an old bhirtday tradition.. but it’s still run n effective. .. masih jadi favorit gitu lho!! Katanya siih sebagai “UNGKAPAN KASIH” (what!!) di hari ulang tahun, hasilnya jadilah “ADONAN MANUSIA” (siap dihidangkan..hmm..nyummi).
Mendung masih menggayuti Blangpidie sore itu. Aku berdiri disini menghitung dan merenung..ini adalah hari ditahun ke – 27 keberadaan ku di dunia ini.
27..boleh saja bertambah, tapi itu artinya telah berkurang satu lagi isi keranjang umur yang dulu dititipkan tuhan saat perjanjian dengan-Nya di alam Rahim.
Masa yang tlah terlewati meninggalkan warna-warni, dan bias pelangi karena hujan dan kemarau. Perjalanan ini menyisakan sebuah hati yang hanya tinggal separuh. Yang separuhnya tlah dibawa pergi..entah kemana. Keangkuhan dan Ego Sentris telah membirukan hati yang seharusnya Merah Jambu.
Duhai sekeping hati…kapan kau kembali. Sampai kapan bertahan hanya dengan sebelah hati?? .
Duhai sekeping hati… bila memang tak ada akhir yang sempurna dari kisah perjalanan ini, setidaknya biarkan cinta hadir lagi walau hanya dengan setengah hati.
Ternyata memang tak ada kisah yang sempurna di dunia ini ?? Mungkin kisah yang sempurna hanya ada dalam cerita Cinderalla atau si Putri Tidur, not in real life. Atau mungkin kisah itu sendiri juga tidak sempurna??
But Live must go on… this is the time.
Time to catch all the dream that was maked.. time to open the heart and look at real world. Even it’s not easy, but never stop to hope. Face the reality.. and learn from the past. Love will find the way.
12 April.. Dini hari.
Saat pertemuan dengan-Nya dimalam yang sepi dan hening itu…hanya ada aku dan Dia yang tinggi disana. Begitu hening dan syahdunya pertemuan itu.
Ada getar rindu yang menjalar hati …ternyata pertemuan ini lah yang telah begitu lama di damba hati..pertemuan dengan yang Maha Memiliki setiap detaknya, setiap isinya dan setiap sistem kerjanya setiap hari.
Ya Rabb..bila hati ini telah lama lalai karena dunia yang fana ini…mohon kembalikan hamba pada jalan terang-Mu. Dan izinkan hamba memiliki kembali sepotong hati yang telah hilang itu..tentu saja semua dengan kehendakmu.
Bila di sisa usia hamba ini..hanya ada sepotong hati yang tersisa..bantu hamba untuk bertahan dan bantu hamba untuk sabar menunggu kembalinya Hati yang hilang itu. Make me Strong God..Always stay with me n never leave me A..mieeen.
"...apabila cinta memanggilmu... ikutilah dia walau jalannya berliku-liku... Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..." (Kahlil Gibran)
Monday, April 16, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment